Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat Foto: yra

Lebaran di tengah COVID-19, Ketua DPRD Karimun: silaturahmi via online saja

"Tunda dulu mudiknya, sayangi keluarga anda, di situasi saat ini kita harus bersama-sama menghadapi virus ini, dan jadikan Idul Fitri ini untuk menumbuhkan semangat baru dalam mencegah penyebaran virus yang sudah memakan ratusan ribu korban jiwa ini"

Karimun, JurnalTerkini.id - Perayaan hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, bagi umat Islam di Kabupaten Karimun tampaknya akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut dikarenakan Pemerintah Kabupaten Karimun resmi mengimbau umat Islam di untuk menggelar shalat Idul Fitri di rumah saja.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat edatan Bupati Karimun nomor Nomor : 450/SET-COVID-19/V/07/2020. Tentang hasil rapat evaluasi penetapan pelaksanaan ibadah Ramadhan dan shalat Idul Fitri 1441 H, dalam upaya mengantisipasi dan pencegahan penyebaran wabah COVID-19 pada
rumah/sarana ibadah di Kabupaten Karimun.

Yusuf Sirat menilai kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran wabah virus corona ini.

Menurutnya, tentang tidak bisa mudik untuk bersilaturahmi secara langsung, bisa diganti dengan bersilaturahmi atau melepas rindu dengan keluarga melalui media sosial.

"Ayo manfaatkan kecanggihan teknologi untuk bersilaturahmi, saat ini kita bisa menghubungi keluarga melalui media sosial seperti menggunakan fitur video call, itu saja sudah cukup karena yang penting niat kita sampai serta tidak mengurangi rasa hormat kita kepada keluarga kita di kampung halaman," ujar Muhammad Yusuf Sirat.

Ia selaku tim pengarah Gugus Tugas COVID-19 Karimun, ini mengatakan, di tengah pandemi Covid1-9 ini lebih baik melakukan silaturahmi via online dari pada memaksakan diri pulang ke kampung halaman.

"Tunda dulu mudiknya, sayangi keluarga anda, di situasi saat ini kita harus bersama-sama menghadapi virus ini, dan jadikan idul fitri ini untuk menumbuhkan semangat baru dalam mencegah penyebaran virus yang sudah memakan ratusan ribu korban jiwa ini," katanya.

Muhammad Yusuf Sirat juga menyampaikan imbauan untuk mentiadakan open house ditengah pandemi Covid-19 ini.

"Acara seperti open house sebaiknya tidak diadakan tahun ini, Karimun saat ini masih zona kuning, pemerintah juga belum melonggarkan aturan social distancing, maka dari itu untuk mencegah penularan Covid-19, jangan membuat acara yang membuat orang-orang berkumpul," ujarnya lagi.

Muhammad Yusuf Sirat menjelaskan, saat ini untuk terbebas dari wabah virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan Tiongkok tersebut diperlukan disiplin, dan kerja sama yang baik antar semua pihak.

"Saya mengajak semua pihak untuk patuhi anjuran pemerintah, dengan kita patuh dan disiplin inssyaallah setelah bulan syawal ini muncul, Karimun kembali berstatus zona hijau," jelasnya.

Terakhir, menanggapi adanya hastag #IndonesiaTerserah oleh tenaga medis di indonesia, ia meminta seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada tim medis khususnya di Kabupaten Karimun.

"Mari bantu para pejuang medis ini dengan kita disiplin untuk mematuhi segala aturan pencegahan Covid-19, jangan sampai mereka jenuh dan pasrah melihat kita tidak disiplin, karena apabila itu terjadi tentunya tidak ada yang bisa merawat kita apabila terjangkit virus tersebut," pungkasnya. (yra)

Beri nilai
(0 Pilih)

Beri komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.