Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karimun Rachmadi Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karimun Rachmadi foto: Dok. Humas Pemkab Karimun

H-7 Lebaran, Berikut Perkembangan Covid-19 di Karimun

"Total pasien positif covid-19 di karimun berjumlah 5 kasus, dan sudah empat pasien kita nyatakan sembuh sedangkan satunya lagi masih dirawat di RSUD Muhammad Sani"

Karimun, JurnalTerkini.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau merilis informasi terbaru mengenai perkembangan Covid-19 atau Virus Corona pada H-7 Lebaran 1441 H, Minggu (17/5/2020).

Berdasarkan rilis Covid-19 per Minggu 17 Mei jam 12.00 WIB, di Kabupaten Karimun jumlah orang dalam proses pemantauan (ODP) dan pasien dalam proses pemantauan (PDP) mengalami penurunan.

"Jumlah total ODP sebanyak 280 orang dengan sebanyak 279 orang sudah selesai pemantauan, dan 1 orang masih dalam proses pemantauan," ujar juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Karimun Rachmadi kepada Jurnal Terkini.

Kemudian ia menambahkan, Sedangkan untuk total jumlah (PDP) yaitu sebanyak 24 pasien dengan 2 pasien masih dalam pengawasan, sedangkan 3 PDP dilaporkan telah meninggal dunia.

"Total pasien positif covid-19 di Karimun berjumlah 5 kasus, dan sudah empat pasien kita nyatakan sembuh sedangkan satunya lagi masih dirawat di RSUD Muhammad Sani," ungkap Rachmadi.

Sementara itu, Rahmadi menjelaskan, 696 orang sudah dilakukan pemeriksaan dengan alat Rapid Test, dimana hasilnya 684 orang dinyatakan non reaktif covid-19 dan 12 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

"Hasil reaktif dari Rapid Test tersebut belum bisa dinyatakan benar-benar positif, karena penetapan status pasien tetap harus melalui tetap harus dari hasil swab di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam," jelasnya.

Rachmadi juga menyampaikan, perkembangan satu-satunya pasien positif Covid-19 di Karimun yang masih dirawat.

"Pasien kasus nomor 05 itu kondisinya membaik, saat ini kita terus mengirim hasil swabnya, apabila pasien tersebut dinyatakan negatif dua kali berturut-turut maka pasien itu bisa kita nyatakan sembuh," ujarnya lagi. (yra)

Beri nilai
(0 Pilih)

Beri komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.