Ponsel pintar Huawei 'Mate20 X 5G'. Huawei membutuhkan semikonduktor untuk peralatan telepon pintarnya. Ponsel pintar Huawei 'Mate20 X 5G'. Huawei membutuhkan semikonduktor untuk peralatan telepon pintarnya. (foto: dok VoA)

Trump revisi peraturan ekspor, blokir pengiriman untuk Huawei

Pemerintahan Donald Trump hari Jumat (15 Mei) memblokir pengiriman semikonduktor untuk Huawei Technologies dari pembuat chip global, dalam tindakan yang akan meningkatkan ketegangan dengan China.

Departemen Perdagangan AS mengatakan telah mengubah peraturan ekspor untuk "secara strategis menarget akuisisi semikonduktor Huawei yang merupakan produk langsung perangkat lunak dan teknologi tertentu AS."

China langsung bereaksi dengan sebuah laporan mengatakan, siap untuk menempatkan perusahaan-perusahaan AS pada "daftar entitas yang tidak bisa diandalkan," sebagai balasan atas pembatasan baru terhadap Huawei, sebagaimana dilaporkan harian China Global Times hari Jumat.

Langkah-langkah China tersebut termasuk melancarkan penyelidikan dan memberlakukan pembatasan terhadap perusahaan AS, seperti Apple Inc, Cisco Systems Inc, Qualcomm Inc serta menangguhkan pembelian pesawat Boeing Co, kata laporan tersebut yang mengutip sebuah sumber.

Perubahan peraturan itu merupakan pukulan bagi Huawei, pembuat telepon pintar nomor 2 dunia, serta bagi perusahaan, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd (TMSC) produsen utama chip untuk unit HiSilicon Huawei dan saingannya Apple dan Qualcomm.

TMSC Kamis malam mengumumkan akan membangun pabrik chip senilai $ 12 miliar di Arizona.

Huawei membutuhkan semikonduktor untuk peralatan telepon pintar dan telekomunikasi yang banyak digunakan. Perusahaan ini menjadi pusat perang dominasi teknologi global antara Amerika dan China. [voaindonesia.com]

000
Beri nilai
(0 Pilih)

Beri komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.