Karimun, Surawan Kepala Puskesmas Tanjungbalai saat memberi pengarahan sebelum memulai membuat handsanitizer pada Senin (23/3) Karimun, Surawan Kepala Puskesmas Tanjungbalai saat memberi pengarahan sebelum memulai membuat handsanitizer pada Senin (23/3) Edy gondrong

Puskesmas Tanjungbalai Berikan Tutorial Membuat Handsanitizer dan Cairan Disinfektan untuk Cegah Covid-19

"Cairan disinfektan ini untuk disemprotkan ke lingkungan rumah,dan alat alat seperti gagang pintu, jendela, mobil atau pada sepeda motor ".

Karimun, jurnalterkini.id - Di tengah maraknya wabah Covid-19 dan langkanya cairan Handsanitizer dan cairan disinfektan, Puskesmas Tanjungbalai menggelar demo cara membuat handsinitizer dan cairan penyemprot disinfektan pada Senin (23/3).

Puskesmas Tanjungbalai Karimun mengajarkan cara membuat handsanitizer dan cairan penyemprot disinfektan dengan bahan yg mudah di dapat sehari hari.

Cairan handsanitizer dapat di buat dengan 3 bahan sederhana yaitu cairan alkohol 70%, jel lidah buaya (Aloifera) dan baby oil, lalu ketiga bahan tersebut dicampur dengan takaran yang pas maka dapat menghasilkan cairan handsanitizer.

Handsinitizer berguna untuk mematikan virus dan melindungi tangan dari bahaya penularan wabah Covid-19.

Sedang cairan disinfektan dapat di buat dengan menggunakan bahan cairan obat luka luar (Betadhine), cairan pemutih pakaian (baycline),pewangi pakaian (molto), dan air bersih.

"Cairan disinfektan ini untuk disemprotkan ke lingkungan rumah,dan alat alat seperti gagang pintu, jendela, mobil atau pada sepeda motor," ujar Surawan Kepala Puskesmas Tanjungbalai Karimun.

Jangan terlalu bergantung dan putus asa jika Handsanitizer dan Cairan Disinfektan susah7 di dapat dan mahal harganya saat ini karena kita dapat membuatnya senduri dengan mudah dirumah.

Turut hadir pada acara tersebut,Camat Karimun,Sekcam Karimun,Kapolsek Balai Karimun,Danramil TBK dan Anggota Karang taruna Karimun.(kn)

Beri nilai
(0 Pilih)

Beri komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.