Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo (kiri) bersama staf mengamati air hasil pengolahan SPAM IKK Karimun yang diuji coba pengoperasiannya, Sabtu (18/1). Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo (kiri) bersama staf mengamati air hasil pengolahan SPAM IKK Karimun yang diuji coba pengoperasiannya, Sabtu (18/1). foto: rdi

PDAM Tirta Karimun sukses uji coba SPAM IKK Karimun

"Alhamdulillah, uji coba berjalan dengan baik. Dalam waktu dekat kita akan minta kepada bupati untuk meresmikan pengoperasiannya"

Karimun, jurnalterkini.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun sukes menguji coba mesin pengolahan air pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Karimun, Wanau Sentani, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (18/1).

Uji coba pengoperasian SPAM IKK Karimun juga dihadiri Dewan Pengawas PDAM Tirta Karimun, Muhammad Tang dan diikuti dengan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar oleh segenap karyawan PDAM Tirta Karimun.

Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo mengatakan, uji coba berjalan dengan baik dan lancar. Selain menguji mesin pengolahan air, uji coba juga dilanjutkan dengan pendistribusian air hasil pengolahan menuju jaringan pipa sepanjang 4,3 meter yang selesai dipasang pada tahun lalu.

"Alhamdulillah, uji coba berjalan dengan baik. Dalam waktu dekat kita akan minta kepada bupati untuk meresmikan pengoperasiannya," kata Indra Santo kepada Jurnal Terkini.

Bahkan, kata dia, kualitas air yang difilter atau disaring melalui SPAM IKK Karimun sudah layak untuk dikonsumsi.

"Sudah layak konsumsi, tapi hanya di sini karena pipanya sudah memenuhi standar. Sedangkan untuk pelanggan belum karena pipa yang ada sudah berusia lama," kata dia.

Baca juga: Ketua DPRD Karimun nilai pelayanan PDAM alam kemajuan

Jika SPAM IKK Karimun beroperasi, Indra mengatakan akan ada pelayanan sambungan baru khusus untuk wilayah Kecamatan Meral dan Meral Barat, karena cadangan air baku SPAM IKK Karimun memang direncanakan untuk memperkuat pasokan air bersih untuk dua kecamatan itu, selain sebagai cadangan air baku untuk waduk induk di Bati.

"Kita rencanakan sekitar 3.000 sambungan baru dengan kecepatan air sekitar 50 liter per detik," kata dia.

PDAM Tirta Karimun dalam beberapa tahun terakhir memang terus menggenjot pembangunan infrastruktur yang didukung anggaran dari pemerintah daerah, provinsi maupun pusat, sebagai salah satu program untuk mengentaskan krisis air di Karimun, terutama pada musim kemarau.

Saat ini, kata dia, total pelanggan PDAM Tirta Karimun sekitar 8.000 sambungan. (rdi)

Baca juga: Kontribusi PDAM Tirta Karimun untuk PAD meningkat signifikan

Beri nilai
(0 Pilih)

Beri komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.