Dalam foto yang dirilis NASA, astronot AS Jessica Meir (kiri) dan Christina Koch berfoto di Stasiun Antariksa Internasional, 17 Oktober 2019. Dalam foto yang dirilis NASA, astronot AS Jessica Meir (kiri) dan Christina Koch berfoto di Stasiun Antariksa Internasional, 17 Oktober 2019.

Stasiun ruang angkasa pertama dengan seluruh awak perempuan

Laki-laki sudah mengapung di palka 420 perjalanan ruang angkasa yang dilakukan selama setengah abad ini. Hal itu berubah dengan perjalanan ruang angkasa ke-421 pada Jumat (18/10) ini.

Dua astronot NASA – Christine Koch dan Jessica Meir – akan membuat “HERstory,” demikian sebutan NASA, dengan keberadaan wahana antariksa pertama di mana seluruh awaknya perempuan.

Empat laki-laki yang ada di stasiun antariksa internasional itu akan tetap berada di dalam, sementara Koch dan Meir ke luar untuk mengganti pengisi daya baterai yang rusak.

Pengisi daya baterai itu tidak berfungsi setelah Koch dan seorang awak laki-laki memasang baterai baru di luar stasiun antariksa itu minggu lalu.

Selama tiga hari NASA menunda rencana kedua astronot perempuan itu untuk melakukan perbaikan di luar stasiun antariksa.

Sementara itu NASA meminta guru-guru sekolah untuk menunjukkan foto-foto siswa mereka merayakan “perjalanan HERstory.” Foto-foto itu mungkin akan hadir di siaran antariksa

Sumber: voaindonesia.com

Beri nilai berita ini
(0 Suara)

Berita terkait

  • Hayabusa2 milik Jepang sukses mendarat di asteroid

     

    Jepang menyatakan wahana yang diluncurkan untuk melanglang antariksa sampai jarak yang jauh (deep space) telah sukses mendarat di asteroid yang jauh dan mengumpulkan sampel yang diharapkan bisa mengungkap petunjuk tentang asal usul tata surya.

  • Studi: Bulan Menyusut, Apa Penyebabnya?

    Bulan terus menerus menyusut hingga menyebabkan permukaannya berkerut dan mengalami guncangan gempa, menurut analisa pencitraan Bulan yang dirilis oleh Lunar Reconnaisance Orbiter (LRO) milik NASA, Senin (13/5).

  • Mengungsi ke Planet Mars?

     

    “Pasang sabuk pengaman kalian. Kita akan terbang ke planet Mars. Bukan hanya beberapa orang astronaut, tapi ribuan orang akan membuka koloni baru di Mars,” kata Stephen Petranek, wartawan Amerika yang menulis buku berjudul: "How We’ll Live on Mars".

  • SpaceX Luncurkan 64 Satelit Sekaligus

    WASHINGTON — SpaceX meluncurkan roket Falcon 9 ke ruang angkasa, Senin (3/12), dengan muatan tak biasa: 64 satelit. Ini adalah rekor untuk peluncuran satelit dalam jumlah besar di Amerika Serikat.

Tinggalkan komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.