Kabiro Kesra Setda Pemprov Riau menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhumah Mulyani Servia. Kabiro Kesra Setda Pemprov Riau menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhumah Mulyani Servia. Foto:isk

Pemprov Riau santuni keluarga korban kecelakaan kerja di Malaysia

Selatpanjang (Jurnal) - Senin (14/10), Pemerintah Provinsi Riau melalui Kabiro Kesra, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhumah Mulyani Servia (22) warga Dusun I Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti yang beberapa waktu lalu meninggal dunia di Malaysia.

Penyerahan bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Drs H Masrul Kasmy Msi selaku Kepala Biro Kesta Setda Provinsi Riau yang didampingi oleh Drs Yulian Norwis Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti, Camat Tebing Tinggi dan Lurah Selatpanjang Timur.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kita Pemerintah Provinsi Riau atas musibah yang dialami oleh warganya, Pemprov Riau melalui Biro Kesra secara simbolis telah menyerahkan bantuan dana senilai Rp30 juta kepada keluarga yang ditinggalkannya," kata H Masrul Kasmy yang juga bakal calon Bupati Kepulauan Meranti itu.

"Kami juga atas nama Pemerintah Provinsi Riau turut prihatin dan berduka atas kejadian ini, namun demikian ini adalah takdir dari Alloh SWT yang harus kita terima, kepada keluarga sekiranya dapat tabah menjalani ujian ini, dan dengan cobaan yang diterima sekiranya dapat dijadikan sebagai langkah meningkatkan diri kita mengingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dan perlu disampaikan juga, bantuan ini diserahkan langsung kepada keluarga yang ditinggalkan melalui transfer rekening yang bersangkutan, dan mudah-mudahan besok Selasa 15 Oktober, dana tersebut sudah diterima, pungkasnya.

Almarhumah Mulyani Servie adalah seorang pekerja perempan asal Indonesia yang meningal dunia akibat terjatuh dari lantai 33 ketika sedang menjalankan aktifitasnya yaitu mengepel lantai di apartemen Forest City Johor Bahru Malaysia pada Kamis (1/8/2019).

Mulyani merupakan warga Dusun I Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Mulyani diketahui meninggal dunia di Malaysia, berawal dari postingan akun facebook Surii bahwa telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. (isk)

Beri nilai berita ini
(0 Suara)

Berita terkait

  • Masrul-Yulian ambil formulir pendaftaran ke Nasdem

    Selatpanjang (Jurnal) - Maju di Pilkada Kepulauan Meranti 2020 sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Drs H Masrul Kasmy Msi-Drs Yulian Norwis mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Partai Nasdem yang beralamat di Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Senin (14/10).

  • Wabup Meranti silaturahmi dengan petugas kebersihan

    Meranti (Jurnal) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan Jajaran Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi melakukan Silahturahmi dengan para petugas kebersihan Se-Kota Selatpanjang, kegiatan ini juga untuk meningkatkan sinergitas pengelolaan sampah kota antara petugas kebersihan dan pemerintah daerah, dalam mewujudkan Kota Selatpanjang yang Bersih, Indah, Nyaman dan Sehat, bertempat di halaman Kantor Camat Tebing Tinggi, Rabu (11/9/2019).

  • Asisten III Sekda Meranti ajak masyarakat budayakan olahraga

    Meranti (Jurnal) - Minggu Pagi (8/9/2019), halaman Kantor Bupati Meranti dipadati oleh ratusan masyarakat dari berbagai penjuru baik tua maupun muda, mereka berkumpul untuk mengikuti kegiatan Senam Sehat yang ditaja oleh Pemkab. Meranti Sempena Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2019 di Kepulauan Meranti.

  • Temu Karya Karang Taruna Tebingtinggi Timur Meranti

    Meranti (Jurnal) - Melalui Temu Karya III yang difasilitasi Pemdes Alahair Timur (Altim), Karang Taruna Altim yang diberi nama PERPATI, Senin Malam, (2/9) akhirnya selesai, dengan Muhammad Nursyahid, S.Pd terpiih sebagai ketua didampingi Yandi sebagai sekretaris dan Bukhari sebagai bendahara untuk periode 2019-2022.

Tinggalkan komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.