Bupati Karimun Aunur Rafiq Bupati Karimun Aunur Rafiq foto: rdi

Bupati Karimun: APBDP 2019 kemungkinan turun menjadi Rp1,4 triliun

Karimun (Jurnal) - Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq menyatakan besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBD-P) 2019 kemungkinan turun menjadi Rp1,4 triliun dibandingkan APBD murni yang mencapai Rp1,5 triliun.

"Kemungkinan turun ke Rp1,4 triliun karena ada rasionalisasi," kata Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun beberapa hari lalu.

Aunur Rafiq rasionalisasi anggaran disebabkan adanya beberapa pos pendapatan yang tidak mencapai target, baik pendapatan yang berasal dari daerah maupun pusat.

"Sekarang kita masih dalam pembahasan APBD-Perubahan untuk selanjutnya kita sampaikan ke DPRD," kata dia.

Sementara itu, terkait serapan anggaran dari APBD murnis, bupati mengatakan hingga semester pertama 2019 baru mencapai 45 persen.

Serapan anggaran tersebut digunakan untuk pembayaran gaji pegawai, operasional pemerintahan dan pengerjaan infrastruktur.

"Namun demikian, kita optimis bisa terealisasi semuanya hingga akhir tahun," ucapnya.

Dia menuturkan bahwa pembangunan sudah ada berjalan, antara lain pembangunan infrasturktur dari alokasi pusat dan ada pekerjaan yang masih dalam tahap pelelangan.

Terpisah, Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat mengatakan, rasionalisasi anggaran bertujuan untuk menutup defisit anggaran, sehingga ada pengerjaan infrastruktur yang ditunda.

Dia berharap kepada pemerintah daerah agar lebih hati-hati dalam menyusun anggaran dan harus sesuai dengan kondisi riil, baik anggaran dari pusat, provinsi maupun daerah.

Terakit pembahasan APBD-P, Yusuf Sirat mengatakan kemungkinan mulai dilaksanakan pada pekan ketiga Juli 2019.

"Salah satu yang akan kita bahas soal tunggakan sebesar Rp40 miliar kepada pihak ketiga," ujarnya. (rdi)

Rate this item
(0 votes)

Related items

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.