Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno menunjukkan dua tersangka kasus speedboat yang tertangkap membawa satu kilogram sabu-sabu di perairan Pulau Karimun Anak, Kamis (28/9). Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno menunjukkan dua tersangka kasus speedboat yang tertangkap membawa satu kilogram sabu-sabu di perairan Pulau Karimun Anak, Kamis (28/9). foto:istimewa

TNI AL Tangkap Speedboat Bawa Sabu 1 Kg di Karimun

Karimun (Jurnal) - Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) - 4 Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang menangkap satu "speedboat"  diduga membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram di perairan Pulau Karimun Anak, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (28/9).

Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno dalam rilis yang diterima Jurnal, Jumat menjelaskan, penangkapan speed boat bersama 1 kg sabu-Sabu dilakukan Tim WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang melakukan penyamaran guna mengungkap dan menangkap pelaku jual beli narkoba di perairan Pulau Buru.

Danlantamal IV menjelaskan bahwa, Tim Gabungan WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang terdiri dari Patkamla Combat Boat, Patkamla V8, Speedboat Posmat Meral dan tim pengintai melalui pompong nelayan berhasil menangkap speedboat mesin 40 PK pada posisi 1° 9' 127" U 103° 24' 316" T  di perairan Karimun Anak, dimana kapal tersebut merupakan Target Operasi (TO) dari Lantamal IV sejak lama.

Lebih lanjut Danlantamal IV menjelaskan kronologis kejadian, berawal Tim WFQR-4 yang sedang dalam penyamaran sebagai pembeli berhasil melakukan transaksi dengan meyakinkan penjual narkoba.

Selanjutnya tim penyamar bergerak menuju titik yang sudah ditentukan di perairan Pulau Dangkar dan menemui penjual dengan menggunakan pompong sewaan dan membawa uang Rp.200.000.000,- sebagai pancingan.

Namun atas pertimbangan keselamatan tim penyamar, kegiatan tersebut dibatalkan dan disetujui bahwa akan dilaksanakan transaksi lagi pada hari Kamis dini hari di perairan Pulau Buru dengan transaksi 1 kg narkoba jenis sabu-sabu dengan total transaksi Rp.600.000.000,-

Selanjutnya, setelah menerima informasi dari Jaring Agen bahwa penjual barang tersebut sedang bergerak menuju Malaysia untuk mengambil narkoba, tim penyamar kemudian menghubungi penjual dan disepakati bahwa transaksi dilaksanakan pada sore hari di perairan Pulau Karimun Anak.

Akhirnya, Gabungan WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menangkap pelaku pada posisi 1° 9' 127" LU - 103° 24' 316" BT di perairan Karimun Anak, Tanjung Balai Karimun.  Adapun pelaku atas nama Ram (36 th) yang merupakan kurir, dengan alamat Dusun 1 Kecamatan Buru Tanjung Batu kecil.

Sementara itu, pemilik barang atas nama Muselm alias Panjang yang beralamatkan Desa Gampong Cut, Kecamatan Delima - Aceh Pidie berhasil ditangkap di pantai Pongkar Tanjung Balai Karimun.

Dari hasil penangkapan tersebut, Tim WFQR-4 berhasil mengamankan barang bukti berupa Narkoba jenis shabu-shabu 1 kg dan 2 paket dengan jumlah total sebanyak 1005 gram, satu buah tas, tiga unit telepon seluler dan uang sebesar Rp.516.000.- saat ini kedua tersangka berada di Mako Lantamal IV untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Adapun modus kejahatan yang dilakukan yakni penjualan narkoba seperti sabu-sabu dilakukan tidak secara "face to face" atau berhadapan antara pembeli dan penjual. Pemasok narkoba atau operator yang mengatur komunikasi perdangan barang haram tersebut kebanyakan menyebar alamat pengambilan barang ke pengecer di level bawah melalui pesan singkat," ungkap Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno sebagaimana dikutip dalam rilis yang diterima, Jumat (29/9). (red)

Baca Juga:

BC Karimun Amankan WN Malaysia Sembunyikan Sabu dalam Celana

Dalam Sepekan Polres Karimun Tangani 11 Tersangka Narkoba

Beri nilai
(1 Pilih)

Beri komentar

Pastikan Anda memasukkan semua informasi yang diperlukan, ditandai dengan tanda bintang (*). Kode HTML tidak diizinkan.